Viral Pria Masuk Kolong Peron Stasiun Kebayoran Diduga Lecehkan Penumpang Wanita

AKURAT JAKARTA – Virak rekaman video yang memperlihatkan aksi nekat seorang pria bersembunyi di kolong peron Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan.
Pria tersebut diduga melakukan pelecehan seksual dengan merekam area sensitif penumpang perempuan yang sedang naik dan turun dari kereta Commuter Line.
Menanggapi video viral tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tangkap Pengemudi Taksi Online Pelaku Pelecehan dan Kekerasan
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada Sabtu (2/5/2026).
“Kejadian tersebut memang benar. Kami telah mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak KAI untuk menindaklanjuti dugaan aksi tidak senonoh tersebut,” kata Joko Adi di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman video, pelaku diduga mengincar penumpang yang berada di area gerbong khusus wanita. Modus yang digunakan adalah bersembunyi di bawah celah peron untuk mengambil gambar secara diam-diam.
Aksi pelaku sempat dipergoki oleh salah satu penumpang. Namun, saat hendak ditegur dan diamankan, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung melarikan diri dengan masuk lebih dalam ke bawah kolong peron hingga menghilang.
Meski pihak kepolisian sudah turun tangan memintai keterangan saksi dan berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), hingga saat ini belum ada korban yang melapor secara resmi.
“Hingga saat ini belum ada korban yang datang untuk melapor. Kami mengimbau masyarakat yang mengalami atau melihat tindakan serupa untuk segera melapor agar pelaku bisa segera diproses hukum,” tegas Joko.
Menyikapi celah keamanan yang dimanfaatkan pelaku, polisi meminta PT KCI segera menutup akses ke bawah peron guna mencegah kejadian serupa terulang. Sementara itu, Manager Public Relations KCI, Leza Arlan, menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan di area transportasi publik.
"KAI Commuter berkomitmen bahwa seluruh petugas akan langsung merespons laporan mencurigakan dari pengguna untuk segera dilakukan tindakan penanganan awal," tegas Leza.
Pihak keamanan stasiun kini meningkatkan patroli, terutama di titik-titik buta (blind spot) peron, demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang perempuan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




