Waspada Peredaran Daging Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran, Bareskrim Sita Barbuk 9,5 Ton

AKURAT JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya peredaran sekitar 9,5 ton daging beku impor kedaluwarsa di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Daging tidak layak konsumsi tersebut diduga kuat akan didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional guna memanfaatkan tingginya permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Teuku Arsya Khadafi, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan informasi masyarakat terkait adanya aktivitas distribusi pangan berbahaya.
Baca Juga: 4 Tips Berkendara Saat Hujan agar Tetap Aman di Jalan, Banyak Pengendara Masih Mengabaikan
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga unit truk yang memuat daging busuk tersebut.
"Kami tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain. Praktik ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat, terutama di tengah persiapan menyambut Lebaran," kata Arsya di Tangerang, Senin (9/3/2026).
Arsya menjelaskan, pelaku diduga sengaja menyasar pasar-pasar tradisional untuk mengelabui konsumen. Polisi telah mengamankan sejumlah terduga pelaku yang terlibat dalam rantai distribusi ini untuk pemeriksaan lebih lanjut di markas Bareskrim Polri.
Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kompol Harry Azhar Hasry, menambahkan bahwa kepolisian kini memperketat pengawasan pangan di pintu-pintu masuk distribusi.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan mempertaruhkan keselamatan publik.
"Informasi ini berawal dari laporan warga. Kami berkomitmen memastikan pasar tradisional tetap steril dari produk pangan berbahaya agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman," tegas Harry.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih teliti dalam membeli daging di pasar, terutama jika harga yang ditawarkan jauh di bawah harga normal.
Saat ini, penyidik masih mengejar kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan oleh jaringan ini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





