Hanya Gara-gara Cemburu Melihat Sang Kekasih Menyapa Perempuan Lain di Jalan, Wanita Ini Nekat Habisi Nyawa Pacarnya

AKURAT JAKARTA - Seorang pria 23 tahun harus kehilangann nyawa usai diserang oleh kekasihnya yang merasa cemburu.
Seorang pria Argentina ini secara tragis kehilangan nyawanya di tangan pacarnya yang cemburu yang menyerangnya dengan pisau hanya karena menyapa wanita lain di jalan.
Kisah tragis Mariano Grinspun, seorang pria berusia 23 tahun dari González Catán, sebuah kota di provinsi Buenos Aires, Argentina, yang ditikam sampai mati oleh pacarnya yang cemburu setelah menyapa mantan teman sekolahnya di jalan.
Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada dini hari tanggal 21 Oktober, di dekat sudut jalan Balboa dan La Bastilla, di González Catán.
Grinspun dan pacarnya, Natacha Palavecino, sedang berjalan bergandengan tangan ketika mereka bertemu dengan seorang wanita yang menyapa Mariano dan menanyakan kabarnya.
Sapaan sederhana wanita itu cukup untuk membuat pacar pria itu gila dan kemudian mengeluarkan pisau tersembunyi dan menyerangnya.
Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Nenek 101 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dalam Keadaan Tergantung di Jakut
Ternyata wanita yang menyapa Mariano Grinspun pada pagi yang menentukan itu adalah teman sekolah lamanya, tetapi hal itu tidak menjadi masalah bagi pacarnya.
Dia hanya melihat wanita lain yang berani berbicara dengan kekasihnya dan memutuskan bahwa dia harus membayar dengan nyawanya.
Palavecino meraih pisau tersembunyi dan menebas wanita itu, korban jatuh ke tanah dan berhasil menghentikan upaya penusukan lainnya dengan tangannya.
Dia mungkin akan terbunuh jika bukan karena seorang pria tak dikenal yang berhasil menarik Palavecino darinya.
Sayangnya, Mariano Grinspun tidak seberuntung itu. Setelah gagal membunuh wanita yang telah memicu amarahnya, Natacha Palavecino melampiaskannya pada pacarnya, dengan menusuknya di dada.
Pasangan itu bertengkar selama beberapa menit setelahnya, seperti yang terlihat dari kamera pengawas di area tersebut, selama waktu itu korban jatuh ke tanah beberapa kali.
Pada satu titik, ia gagal bangun dan pacarnya yang berusia 32 tahun menyerangnya dengan tangan kosong.
Saksi mata menelepon layanan darurat, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa untuk menyelamatkan nyawa pria itu.
Penyelidikan yang sedang berlangsung telah mengungkap sejarah kekerasan Natacha Palavecino.
Pada tahun 2021, ia dihukum satu tahun penjara karena menusuk dada mantan pacarnya dan bahkan Mariano sendiri telah melaporkannya ke polisi atas ancaman dan menyebabkannya cedera fisik.
Pada bulan Juli tahun lalu, perintah penahanan dikeluarkan, yang memaksa Natacha untuk menghindari semua kontak dengan korban.
Baca Juga: Dokter PPDS Bunuh Diri, Kemenkes Hentikan Sementara Program Studi Anestesi Undip
Namun, setelah tindakan tersebut berakhir, ia memutuskan untuk memberi hubungan mereka kesempatan lagi.
Palavecino yang berusia 32 tahun berisiko menghabiskan bertahun-tahun di penjara atas pembunuhan pacarnya dan percobaan pembunuhan terhadap wanita yang menyapanya di jalan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





