Ditinggal Antar Anak ke Sekolah, Seorang Suami di Depok Dapati Sang Istri Tewas Gantung Diri di Rumah

AKURAT JAKARTA - Seorang suami di Depok melaporkan sang istri yang tewas gantung diri di rumah.
Temuan mayat ini tentu saja cukup menghebohkan masyarakat setempat.
Diketahui korban nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri menggunakan seutas tali plastik.
Insiden itu terjadi di dapur rumah milik korban yang beralamat di Jalan H. Nidi RT 6/RW 2, Serua, Bojongsari, Kota Depok.
Baca Juga: Hendak Buat Laporan Kasus Pemerkosaan, Bocah SMP di Bangka Belitung Malah Dicabuli di Kantor Polisi
Mengetahui hal tersebut, Kapolsek Bojongsari Kompol Yefta Ruben H. Aruan mengkonfirmasi adanya temuan mayat tersebut.
Yefta Ruben menerangkan bahwa wanita yang nekat gantung diri tersebut berinisial SA dan berusia 30 tahun.
SA sendiri ditemukan tewas pada Jumat, 19 Juli 2024 di dapur rumahnya.
"Betul (penemuan mayat gantung diri)," ujar Yefta Ruben saat dikonfirmasi.
Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi menjelaskan tentang kronologi penemuan mayat SA.
Hal tersebut berawal dari pelapor yang hendak mengantar anaknya ke sekolah.
Kemudian pelapor mendapat telepon dari orang tua korban (Kurniawan) dan memberitahu bahwa SA istri pelapor telah ditemukan gantung diri.
Baca Juga: Heboh Dali Wassink di Kremasi Padahal Mualaf, Bagaimana Islam Memandang Hukum Tersebut?
"SA ditemukan telah gantung diri di ruang dapur dengan seutas tali plastik, kemudian saksi menelfon pelapor memberitahu bahwa korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri," terang Made.
Dari kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa tali plastik berwarna hijau yang digunakan korban untuk bunuh diri.
"Barang bukti seutas tali plastik warna hijau," sambungnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








