Lulusan Psikologi Bisa Jadi Perwira TNI, Pendaftaran Dibuka hingga 20 Oktober 2026

AKURAT JAKARTA - Lulusan Psikologi memiliki salah satu pilihan karier yang mungkin belum banyak diketahui, yakni menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui jalur Perwira Prajurit Karier (PA PK).
Pada 2026, TNI kembali membuka rekrutmen PA PK gelombang II yang dapat diikuti lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, S1 Profesi, hingga S2 dari jurusan tertentu, termasuk Psikologi.
Pendaftaran dibuka hingga 20 Oktober 2026.
Bagi lulusan Psikologi yang lolos seluruh tahapan seleksi, jalur ini menawarkan kesempatan untuk menjalani karier sebagai Psikolog TNI sekaligus menjadi Perwira.
Bukan hanya pekerjaan di balik meja
Masuknya lulusan Psikologi ke lingkungan TNI menunjukkan bahwa keahlian psikologi juga dibutuhkan dalam institusi militer.
Namun, peserta yang memilih jalur ini tidak hanya mengikuti proses seperti rekrutmen pekerjaan biasa.
Mereka harus memenuhi persyaratan sebagai calon prajurit dan menjalani pendidikan pertama atau Dikma selama tujuh bulan sebelum dilantik.
Peserta yang berhasil menyelesaikan tahapan tersebut nantinya dapat dilantik dengan pangkat Letnan Dua atau Letda.
Artinya, lulusan Psikologi yang mengikuti PA PK perlu mempersiapkan diri bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga untuk memenuhi berbagai ketentuan fisik, kesehatan, administrasi, dan kesiapan menjalani kehidupan sebagai prajurit.
Baca Juga: Gonzaga Festival 2026: Ketika Panggung Sekolah Menjadi Tempat Belajar Kehidupan
Syarat akademik cukup spesifik
Untuk mengikuti rekrutmen Psikolog TNI, calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia dan bukan anggota TNI, Polri, maupun PNS.
Dari sisi pendidikan, peserta harus memiliki ijazah D4, S1, S1 Profesi, atau S2 dari jurusan Psikologi.
Batas usia juga dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan.
Lulusan D4 dan S1 maksimal berusia 28 tahun, sedangkan lulusan S1 Profesi dan S2 maksimal berusia 30 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



