Ribuan Buruh Jawa Barat Demo di Silang Monas, Tuntut Gubernur KDM Kembalikan UMSK 2026 Sesuai Usulan Bupati dan Wali Kota

AKURAT JAKARTA – Ribuan buruh dari Jawa Barat yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monas Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/12/2025).
Mereka menuntut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, untuk mengembalikan nilai Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat sesuai dengan usulan awal.
"Kami menuntut satu hal saja: kembalikan nilai UMSK di 19 kabupaten/kota. Tidak dikurangi, tidak ditambah, tidak dihilangkan. Sesuai rekomendasi bupati dan wali kota," tegas Presiden KSPI, Said Iqbal.
Presiden Partai Buruh ini mengatakan, aksi kali ini diikuti ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka bergerak menuju Jakarta menggunakan sepeda motor.
"Hari ini sekitar lima ribu sampai sepuluh ribu motor se-Jawa Barat masuk ke Jakarta. Aksi ini damai dan konstitusional. Tuntutannya satu, kembalikan nilai UMSK 2026 di 19 kabupaten/kota sesuai rekomendasi bupati dan wali kota," kata Said Iqbal kepada wartawan.
Menurut Said, UMSK yang telah direkomendasikan kepala daerah setempat tidak boleh diubah, dikurangi, maupun dihapus oleh gubernur.
Ia menilai kebijakan Gubernur Jawa Barat telah melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 yang diteken Presiden Prabowo Subianto.
"Dalam PP 49/2025 jelas disebutkan, UMSK tidak bisa diubah oleh gubernur. Yang bisa dipertimbangkan adalah UMK, bukan UMSK. Jadi apa yang dilakukan KDM ini melanggar aturan," tegasnya.
Said juga menuding Gubernur Jawa Barat lebih mengedepankan pencitraan di media sosial ketimbang melindungi hak buruh.
Ia menyebut kritik terhadap kebijakan UMSK kerap dihapus, sementara narasi yang disampaikan pemerintah dinilai tidak sesuai fakta.
"Stop pencitraan. Setiap kritik dijawab dengan kebohongan, komentar negatif dihapus. Ini berbahaya bagi demokrasi," ujar Said.
Ia juga menyoroti kawasan industri strategis di Jawa Barat, seperti Bekasi, Karawang, Purwakarta, hingga Subang, yang menurutnya merupakan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.
Untuk itu, ia meminta pemerintah provinsi tidak sembarangan mengubah kebijakan ketenagakerjaan.
"Jangan seenaknya mengubah aturan. Ada apa di balik ini? Apakah ada kepentingan pengusaha? Kalau cuma dijawab lewat media sosial, kami tidak percaya," tukasnya.
Baca Juga: 5 Restoran Omakase di Jakarta yang Diam-Diam Jadi Favorit Pecinta Kuliner
Selain aksi massa, KSPI dan Partai Buruh juga tengah menyiapkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



